Khitobah Tema: Sekolah Ramah Anak
Sekolahku Rumah Keduaku Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. الحمد للهِ الَّذِيْ جَعَلَ الْإِنْسَانَ بِالْعِلْمِ مُكَرَّمًا, وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحمدٍ خَيْرِ مَنْ تَعَلَّمَ وَعَلَّمَ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَهْلِ الْفَضْلِ وَالْكَرَمِ. أَمَّا بَعْدُ. Dewan juri yang adil dan penuh senyuman, bapak ibu guru pahlawan tanpa tanda jasa yang sayangnya luar biasa, serta teman-teman senasib seperjuangan yang luar biasa kerennya! Pertama-tama, mari kita bersyukur kepada Allah Swt. karena hari ini kita diberi kesehatan, bisa berkumpul di sini tanpa kurang suatu apa pun. Shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada idola terbaik kita sepanjang masa, Nabi Agung Muhammad saw. Hadirin yang berbahagia, Berdiri saya di sini ingin membahas sebuah tema yang sangat dekat dengan keseharian kita: "Sekolah Ramah Anak." Teman-teman, coba bayangkan. Kita ini kalau di rumah sering kali dikit-dikit dipanggil Ibu, "Le, tukuo uyah!" , "Nduk, jupukno ...